journey healthy future

Rabu, 18 Maret 2015

Menteri Kesehatan Apresiasi 'Gertak Lawan DBD' Sulawesi Utara

Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Djuwita Moeloek SpM (K) mengapresiasi Gerakan Serentak (Gertak) Memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD) yang digagas Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.

Apresiasi tersebut diutarakan Menkes kala mengunjungi stand pameran kesehatan Dinkes Sulawesi Utara di Hotel Grand Clarion Makassar, Senin (9/3).

Dalam rilis ke Tribun, Rabu (11/3) dijelaskan, Menkes diterima Staf Bidang Promosi Kesehatan Dinkes Sulut Jhon Umboh mewakili Kepala Dinkes Sulut dr Liesje G Punuh MKes dan Kabid Promkes dr Inggrit Giroth.

Kepala Dinkes Sulut, dr Liesje G Punuh menjelaskan Gertak dilaksanakan demi memberantas wabah demam berdarah yang sempat ditetapkan sebagai kasus luar biasa (KLB) di Sulut.

Gertak meliputi gerakan "3M plus" yakni menguras dan membersihkan bak mandi, selokan, parit, tempat penampungan air; menutup tempat-tempat penampungan air; menimbun barang-barang bekas, wadah terbuka yang bisa menjadi tempat bertelur nyamuk.

Sedangkan "plus" meliputi penggunaan obat nyamuk bakar atau oles serta menkonsumsi obat kloroquin (Kina). Kampanye tersebut dilaksanakan dari tingkat provinsi hingga kelurahan/desa di Sulut.

"Menkes mengapresiasi langkah Dinkes Sulut. Beliau meminta langkah penanganan DBD harus terpadu dan berkesinambungan, jangan putus. Hal sama harus dilaksanakan untuk penyakit lainnya," jelasnya.

Pameran kesehatan digelar bersamaan Raker Kesehatan Nasional Regional Indonesia Timur, 8-12 Maret 2015. Turut berpartisipasi dalam pameran itu, bersama di stand Dinkes Sulut, RSUP Prof Kandou, Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Sulut, Dinkes Kabupaten Boltim dan RS Noongan.

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar

Surat Keterangan Akreditasi FKM UNDIP

Bagi teman-teman yang membutuhkan informasi tentang Akreditasi FKM UNDIP... Silahkan download file di bawah ini... file sudah saya perb...

Find Us on Facebook

Blog Archives

Do Before You Die

Do Before You Die

Visitors


pinjaman utang