journey healthy future

Selasa, 06 Januari 2015

Pupuk Sayur-mayur ala UNDIP

Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) mengolah sayur mayur dan urine sapi menjadi pupuk. Hebatnya, mereka tidak memiliki latar belakang ilmu pertanian.

Salah satu mahasiswa tersebut, Rhevi Dayana, berkuliah di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Sedangkan Tania Alifianita merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Rizqikha Hanung menempuh studi di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).

Meski tidak memiliki latar belakang pendidikan pertanian maupun peternakan, semangat mereka tak surut untuk memanfaatkan limbah sayur-mayur dan urine sapi menjadi bahan berguna. "Ide awal memang dari saya. Kebetulan, rumah saya di Jambi bersebelahan dengan pasar. Setiap hari, banyak sampah berserakan dan mengotori lingkungan. Alangkah berguna jika dimanfaatkan," ujar Rhevi, Senin (5/1/2015). 

Cegah keputihan dan kanker serviks [lihat video gejala2 kanker serviks 
click here] bersama dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.Og  click here

Dengan basis persahabatan yang terjalin semasa di SMA Negeri 1 Jambi, ketiganya bersepakat ikut ajang Young Social Entrepreneurship (YSE) 2014 yang diinisiasi Singapore International Foundation (SIF). Meski tidak tampil sebagai juara, ajang ini membantu tiga sekawan tersebut melakukan riset dan kegiatan ilmiah lainnya.

Rhevi menjelaskan, berkat produk yang dinamai "Hejo Green Fertilizer" tersebut, ketiganya juga dikirim ke India untuk belajar berwirausaha dari nol. Mereka pergi bersama dengan tim lain dari 12 negara yang masuk sebagai finalis.

"Meski tak memiliki basis ilmu pertanian dan peternakan, kami tak kehilangan akal. Kami minta bantuan dosen dan mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip untuk riset," kata Hanung.

Hanung menambahkan bahwa pembuatan Hejo Green Fertilizer relatif cukup mudah dan bahan bakunya sederhana. Kita hanya membutuhkan sampah sayur-mayur, buah-buahan, urine sapi, air, molase (limbah tebu), EM4 (bakteri aktivator) dan dedak (limbah padi).

"Semua bahan baku itu dicampur jadi satu dengan takaran tertentu dalam wadah tertutup rapat, didiamkan sampai dua minggu. Rendamannya itulah pupuk cairnya," katanya.

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar

Surat Keterangan Akreditasi FKM UNDIP

Bagi teman-teman yang membutuhkan informasi tentang Akreditasi FKM UNDIP... Silahkan download file di bawah ini... file sudah saya perb...

Find Us on Facebook

Blog Archives

Do Before You Die

Do Before You Die

Visitors


pinjaman utang