journey healthy future

Tampilkan postingan dengan label waspada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label waspada. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Maret 2014

Waspada, Kuman Tersembunyi di Tombol ATM

MENJAGA kebersihan sangatlah penting di segala tempat, termasuk ketika Anda keluar dari ATM. Apa pasal?

Banyaknya orang yang menggunakan fasilitas umum seperti ATM memang membuat mesin tersebut tak higienis. Anda pun disarankan untuk menjaga kebersihan sesudah kembali dari ATM dan beberapa tempat fasilitas umum lainnya. Berikut paparannya, seperti dilansir MSN.

ATM

Ada sekira 95 persen orang mencuci tangan mereka tidak benar, menurut peneliti Michigan State University. Satu studi menemukan bahwa setiap tombol pada ATM rata-rata memiliki 1.200 kuman termasuk E.coli dan virus flu, seperti dilaporkan University of Arizona.

Uang tunai

Uang juga diduga memiliki banyak bakteri. Diperkirakan, rata-rata mengandung 26 ribu bakteri, menurut para ilmuwan Oxford University. Bersihkan tangan sesegera mungkin setelah Anda meninggalkan bank.

Pintu toko

Banyaknya kuman di pintu toko mungkin karena kuman dari pembeli lainnya yang masuk, dari daging mentah yang bocor dan sebagainya. Karenanya, bungkus dalam kantong plastik paket daging Anda sebelum menempatkannya ke keranjang.

Tas belanja reusable

Mungkin tas ini baik digunakan bagi lingkungan. Tapi digunakan berkali-kali dengan bolak balik ke toko juga menarik banyak bakteri. Sebanyak 90 persen dari pembeli tak mencuci tas ini secara teratur, menurut University of Arizona. Peneliti menemukan bakteri coliform, dari daging mentah dan E.coli di hampir setiap tas yang dapat digunakan kembali sebagai sampel. Cucilah tas Anda dan gunakan tas terpisah untuk daging dan sayuran guna menghindari kontaminasi silang. (ind)





Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Sabtu, 01 Maret 2014

Masyarakat Kota Bengkulu diminta waspada kabut asap

Bengkulu (ANTARA News) - Dinas Kesehatan Kota Bengkulu meminta masyarakat mewaspadai kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dari provinsi Riau yang meluas hingga ke kota itu.

"Sudah satu minggu Kota Bengkulu ditutupi kabut asap karena kebakaran hutan di Riau dan kebakaran lahan di Provinsi Jambi terbawa angin sampai ke sini, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dampak buruk asap pada kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Edriwan di Bengkulu, Minggu.


Dia mengatakan pengaruh asap yang menyelimuti daerah itu, meningkatkan risiko warga terkena infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).


"Selain itu juga bisa menyebabkan iritasi mata, dan juga kecelakaan karena jarak pandang semakin pendek, masyarakat harus berhati-hati berkendara," kata dia.


Dinas kesehatan daerah itu menurutnya telah menambah stok ketersedian obat penanganan kasus infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh kabut asap.


Kita minta seluruh puskesmas dan RS Kota Bengkulu agar memberikan pelayanan maksimal," kata Edriwan.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu itu mengimbau kepada seluruh warga agar memperhatikan kesehatan dengan menggunakan masker jika beraktifitas diluar rumah.


Pengaruh kabut asap di Kota Bengkulu juga dirasakan oleh nelayan setempat, salah seorang nelayan, Pendi mengatakan dia bersama rekannya tidak melaut karena jarak pandang terbatas.


"Jarak pandang hanya 400--500 meter saja, sangat susah untuk melaut, sampai kabut asap ini reda, kemungkinan kami hanya memperbaiki alat tangkap ikan serta perawatan kapal," ujarnya.



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Surat Keterangan Akreditasi FKM UNDIP

Bagi teman-teman yang membutuhkan informasi tentang Akreditasi FKM UNDIP... Silahkan download file di bawah ini... file sudah saya perb...

Find Us on Facebook

Blog Archives

Do Before You Die

Do Before You Die

Visitors


pinjaman utang