journey healthy future

Kamis, 06 Maret 2014

Penggunaan Tak Tepat, Bakteri Malah Resisten Antibiotik


BERAGAM penyakit bisa sembuh dengan sendirinya tanpa butuh asupan antibiotik. Justru, penggunaan antibiotik bisa mengancam keberadaan bakteri di tubuh.

Sedianya, bakteri memang ada di tubuh manusia dan diperlukan untuk kelancaran metabolisme. Karenanya, bakteri tak harus dimusuhi apalagi diberantas habis.


Satya Sivaraman, Communication Adviser dari ReAct dalam diskusi “Bakteri: Kawan atau Lawan” di Restoran Gemoelai, Jl. Panglima Polim V, No. 60  menuturkan bahwa jumlah bakteri di tubuh 10 kali lipat dari sel dan keberadaan bakteri jahat hanya sebagian kecil saja dari jumlah tersebut.


Seperti diketahui, bakteri bukanlah musuh manusia karena manusia tak dapat hidup tanpa bakteri. Dengan memusnahkan bakteri, hal itu justru menciptakan kerugian. Salah satu kerugian yang mungkin timbul ialah resistensi bakteri terhadap antibiotik.


"Kita harus mengubah mindset. Jangan menanggap bakteri itu jahat. Selama ini kita selalu hidup berdampingan dengan kuman. Dan antibiotik tak bisa membunuh infeksi virus," tutur dr. Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMPed, Penasehat YOP dalam kesempatan yang sama.


Ditambahkan Satya, ketika seseorang terinfeksi bakteri bukan berarti dia sakit karena di tubuh ada bakterinya. Karenanya, tak bisa hanya andalkan dokter saja. Penyakit tak hanya ditata saja tetapi disembuhkan. Pasien pun hendaknya perlu mengetahui keterbatasan obat.


"Kita perlu melihatnya juga dari sisi ekologi di mana saling terkait satu sama lain. Bukan manusia mengurangi bakteri, karena sebenarnya yang merugikan itu bakterinya jumlahnya kecil dari puluhan juta yang sebabkan penyakit," jelasnya.


Untuk itu, sesungguhnya manusia tak memerlukan antibiotik karena dari sumber alami bisa terpenuhi kebutuhan itu.


"Kita bisa memenuhinya dari air, madu, buah, yang semuanya mengandung antibiotik tanpa tambahan pil, namun bisa memenuhinya dari makanan sehari-hari," katanya.


Waspadai resisten antibiotik


Perlu dicermati bahwa penggunaan antibiotik yang tak bijak bisa menyebabkan permasalahan di kemudian hari. Salah satu yang perlu Anda waspadai ialah resisten terhadap antibiotik. "Ketika bakteri diserang terus- menerus, maka lambat laun akan resisten. Manusia mem-bom semua bakteri dengan antibiotik. Karena bakteri makhluk hidup, maka dia akan menyerang balik dan akhirnya menjadi resisten. Antibiotik pun tak lagi bekerja," tutupnya.
(tty)





Powered By WizardRSS.com | Info CPNS Terlengkap | Bisnis Dari Rumah | Kerja Sambil Bisnis

View the original article here

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar

Surat Keterangan Akreditasi FKM UNDIP

Bagi teman-teman yang membutuhkan informasi tentang Akreditasi FKM UNDIP... Silahkan download file di bawah ini... file sudah saya perb...

Find Us on Facebook

Blog Archives

Do Before You Die

Do Before You Die

Visitors


pinjaman utang