Rutin Dialog dengan RS, Kemenkes RI Jamin Sosialisasi JKN Terus Berjalan
Pemahaman yang tepat tentang JKN, mulai dari alur pendaftaran hingga sistem tarif, tak dapat dipungkiri merupakan kunci keberhasilan program tersebut. Untuk mewujudkannya, Menteri Kesehatan RI, Dr Nafsiah Mboi, SpA, MPH, menjamin sosialisasi JKN akan terus digalakkan.
"Per 21 Maret 2014 terdaftar 118.926.515 peserta JKN. Sejak dicanangkan itu pula semua keluhan masyarakat dan tenaga kesehatan terus dipantau. Sosialiasi juga terus-menerus akan dilakukan," papar Nafsiah, ditemui dalam acara Seminar Evaluasi Operasional BPJS Kesehatan: 'JKN Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat', yang diselenggarakan di Gedung Kemenko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (28/3/2014).
Dilanjutkan oleh Nafsiah, sampai saat ini beberapa sosialisasi yang sudah dilakukan di antaranya media roadshow di 12 kota, teleconference dengan 15 provinsi, dan Rangkaian Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) di Bali dan Manado.
"Saya juga sudah melakukan kunjungan kerja ke 8 provinsi. Tidak lupa juga selalu diadakan dialog dengan jajaran rumah sakit. Setiap kali dialog ke jajaran rumah sakit ini kami bareng dengan jajaran BPJS Kesehatan," terangnya.
Pendistribusian materi sosialisasi berupa poster, banner, dan spanduk juga sudah diberikan ke sebagian besar fasilitas kesehatan provinsi.
"Ini dilakukan agar masyarakat luas makin mengerti sistem yang ada. Kami sadar ini perubahan baru, maka kami harus sosialiasikan secara intensif," tegas Nafsiah.
Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris. Pihaknya juga menegaskan pentingnya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang JKN, meskipun pelaksanaannya sudah dilakukan sejak 1 Januari 2014. "Sosialisasi jadi kritik keras bagi kami," tuturnya.

