journey healthy future

Kamis, 13 Maret 2014

Gadis Tomboi Berusia 8 Tahun Ini Ingin Operasi Ganti Kelamin


Jakarta, Siapa tak terkejut jika mendapati seorang bocah perempuan ingin melakukan operasi ganti kelamin? Elle Wright, seorang ibu, mendapai pengalaman itu. Putrinya yang berusia delapan tahun baru-baru ini mengutarakan keinginannya untuk melakukan operasi ganti kelamin.

Anak perempuan Elle Wright telah sejak lama memiliki karakter tomboi. Ia selalu bermain bersama laki-laki, tidak mau mengenakan pakaian perempuan, dan tidak menyukai mainan perempuan. Tapi Wright tak pernah menyangka bocah cilik itu ingin melakukan operasi ganti kelamin.


"Saya sedang menyetir mobil ketika baru-baru ini putri saya, Ruby (nama disamarkan), bertanya apakah ia bisa pergi ke dokter dan mendapatkan penis," tutur Wright.


Mendengar pertanyaan dari putrinya, napas Wright seolah tertahan di tenggorokan. Ia merasa sangat terkejut. Tetapi wanita itu mencoba tetap tenang dan mengatakan akan segera mencari tahu melalui Google.


Sejak berusia tiga tahun Ruby mulai menolak mengenakan pakaian perempuan. Ia juga memangkas pendek rambutnya hingga orang asing kerap menyangkanya sebagai anak laki-laki. Seperti anak laki-laki, Ruby menyukai permainan kasar dan game berbau kekerasan. Bocah itu juga memiliki gaya berjalan angkuh, bisa memainkan skateboard, dan piawai berselancar layaknya profesional.


Keinginan Ruby untuk mengganti jenis kelamin bermula ketika kelasnya mengikuti kegiatan berkemah. Saat itu, siswa perempuan dan laki-laki tidur di tenda terpisah dan Ruby diharuskan tidur di tenda perempuan. Bocah itu berusaha meyakinkan para panitia bahwa ia laki-laki, tetapi gagal.


Ketika remaja, anak-anak dengan kasus ketidakcocokan gender sering mendapat tekanan dan berisiko mengalami depresi atau bunuh diri. Untungnya Wright paham betul akan risiko yang mengintai putrinya. Ia tidak ingin memaksa Ruby untuk tetap menjadi perempuan.


"Saya tidah tahu masa depan seperti apa yang menanti Ruby, tetapi apa pun itu, saya akan ada di sisinya dan kami akan menghadapinya berdua layaknya tim," ujar Wright seperti dilansir Daily Mail dan ditulis pada Rabu (12/3/2014).


Satu pilihan yang tersedia untuk anak dengan disforia atau rasa tidak cocok dengan jenis kelamin yang dimiliki, adalah dengan mengonsumsi obat penghambat masa pubertas. Dengan mengonsumsi obat itu, anak akan memiliki waktu lebih lama untuk menimbang kembali keputusan mengganti jenis kelamin.


(vit/vta)




Powered By WizardRSS.com | Info CPNS Terlengkap | Bisnis Dari Rumah | Kerja Sambil Bisnis

View the original article here

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar

Surat Keterangan Akreditasi FKM UNDIP

Bagi teman-teman yang membutuhkan informasi tentang Akreditasi FKM UNDIP... Silahkan download file di bawah ini... file sudah saya perb...

Find Us on Facebook

Blog Archives

Do Before You Die

Do Before You Die

Visitors


pinjaman utang