journey healthy future

Selasa, 17 Maret 2009

Dies Natalis FKM UNDIP Ke 24 dan Peresmian Unit Advokasi Berhenti Merokok

Kampus adalah tempat menimba ilmu lingkungan yang sehat dalam proses belajar mengajar membantu menyegarkan proses belajar mengajar. Lingkungan yang sehat dapat terwujud jika udara sekitar bersih dan bebas dari polutan.

Ya, memang sudah sewajarnya kampus yang merupakan tempat pengembangan intelektual mahasiswa bebas dari asap rokok. Mahasiswa perokok di lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip kini tampaknya harus mulai belajar untuk mengurangi kebiasaan mengisap tembakau.

Sebagai FKM pertama yang terakreditasi A, FKM UNDIP berkomitmen menciptakan kawasan antirokok di lingkungan kampus. Pencanangan tersebut patut diacungi jempol, karena FKM Undip telah mengambil langkah menjadi pionir dalam mewujudkan kawasan antimerokok di Universitas Diponegoro.

Menurut Dekan Dra VG Tinuk Istiarti MKes, pencanangan FKM Undip sebagai konsekuensi kawasan bebas rokok ini sudah tertuang dalam SK Dekan No.60/H7.1.18/SK/2008. Penegasan ini sekaligus untuk meluruskan tulisan terdahulu di rubrik Kampus (Menggagas Kampus Antirokok, SM 21/2).

Selain untuk melatih mahasiswa agar mulai hidup sehat dengan menjauhi rokok, kebijakan ini sudah merupakan komitmen bersama antarsivitas akademika FKM, sehingga dapat menjadi contoh bagi Fakultas-fakultas lain di lingkungan Universitas Diponegoro Semarang.

Konsep kampus bebas rokok ini bermula dari pemikiran dosen-dosen dari Bagian PKIP FKM UNDIP dan mahasiswa. Sejak 2006, konsep ini mulai disosialisasikan. Karena usulan datang dari dosen dan mahasiswa, ketika muncul SK Dekan tersebut, tak ada suara minor yang muncul. Bagi perokok di lingkungan kampus, telah disediakan bilik. Mereka hanya boleh merokok di tempat tersebut. Tujuannya agar tak ada perokok pasif yang terganggu.

Keseriusan FKM Undip dalam memerangi rokok pun terlihat dari sosialisasi bahaya asap rokok pada usia remaja/usia sekolah pada 35 kabupaten/kota. Kerja bareng dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah itu menampilkan sejumlah narasumber dari FKM Undip, antara lain dokter Bagus Widjanarko MPH MA dan dokter Ari Udiyono MKes.

Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memberikan bantuan berupa sarana-prasarana untuk Unit Advokasi Berhenti Merokok. ''Bagaimanapun dosen, mahasiswa, dan alumni FKM Undip memiliki tanggung jawab moral untuk menyebarkan informasi mengenai arti penting hidup sehat kepada masyarakat,'' terangnya

Ada denda sebesar Rp 50.000, bagi dosen, karyawan, mahasiswa, dan tamu yang ketahuan merokok di area kampus tersebut. Dana yang terkumpul dari denda ini digunakan untuk kegiatan promosi klinik berhenti merokok.

Bertepatan dengan Dies Natalis FKM UNDIP Ke 24 pada tanggal 5 Maret 2009, FKM Undip meresmikan Unit Advokasi Berhenti Merokok. Misinya tidak lain untuk mewujudkan generasi muda yang bebas dari dampak buruk tembakau. [F]
Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar

Surat Keterangan Akreditasi FKM UNDIP

Bagi teman-teman yang membutuhkan informasi tentang Akreditasi FKM UNDIP... Silahkan download file di bawah ini... file sudah saya perb...

Find Us on Facebook

Blog Archives

Do Before You Die

Do Before You Die

Visitors


pinjaman utang