Loading...

Mengenal Lebih Jauh FKM UNDIP

Teman-teman...ada sebuah pepatah mengatakan bahwa "tak kenal maka tak sayang". Oleh karena saya terpengaruh dengan pepatah tersebut makanya pada kesempatan ini saya ingin mengenal lebih jauh sejarah FKM UNDIP...he he.... (sumbernya dari website FKM UNDIP Online - klik aja di sini...). Yang udah kenal biar lebih cinta lagi...bagi yang belum jangan berkecil hati...baca aja di sini...Yuk!!!

Keberadaan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro berawal dari terbitnya Surat Keputusan Rektor Universitas Diponegoro No. 01/SK/PT.09/1985 tanggal 4 Januari 1985 tentang berdirinya Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (PSKM - FK UNDIP). Latar belakang pendirian PSKM - FK UNDIP ini adalah adanya kebutuhan yang mendesak akan tenaga kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama oleh Departemen Kesehatan. Studi kelayakan untuk berdirinya institusi pendidikan kesehatan masyarakat dilaksanakan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Kesehatan melalui Konsorsium Ilmu Kesehatan (C.H.S.) sejak tahun 1983.

Dalam pengembangannya menjadi fakultas, PSKM - FK UNDIP mendapatkan bantuan dana dari Proyek Pengembangan FKM se-Indonesia yang merupakan proyek kerjasama antara Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan USAID. Keberadaan dari proyek tersebut sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam hal peningkatan sarana, prasarana dan kualitas sumberdaya manusia (staf pengajar) melalui pemberian dana atau beasiswa untuk kegiatan kursus singkat (short course) dan pendidikan lanjutan (S2 dan S3), baik di dalam maupun di luar negeri. Selain itu, Proyek Pengembangan Fakultas Kesehatan Masyarakat, yang membina lima Fakultas Kesehatan Masyarakat di Indonesia, telah beberapa kali melaksanakan review terhadap kurikulum Fakultas Kesehatan Masyarakat untuk meningkatkan mutu dan menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan pengguna lulusannya.



Setelah kegiatan Proyek Pengembangan Fakultas Kesehatan Masyarakat se-Indonesia berakhir, yaitu pada tahun 1992, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan meneruskan bantuan dana pengembangan pasca proyek melalui Proyek Pengembangan Perguruan Tinggi (P3T) dengan dana After Care Budget.

Sementara itu, dorongan dan bantuan dari Pimpinan Universitas Diponegoro juga sangat besar, khususnya dalam hal pengadaan dan pembenahan sarana dan prasarana, serta peningkatan jumlah maupun kualitas dari staf pengajar dan staf administrasi.

Setelah semua persyaratan untuk berdirinya sebuah fakultas dipenuhi, maka pada tanggal 21 November 1993 keluarlah Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0369/O/1993 tentang berdirinya Fakultas Matematika dan Ilmu Fakultas Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro. Sejak saat itu Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro secara resmi menjadi fakultas sendiri, yakni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM - UNDIP).

Kegiatan belajar mengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro pada awalnya dilaksanakan di sebuah gedung yang masih terbatas sarana maupun prasarananya. Namun, sejak Agustus 1997 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro menempati gedung baru, yang awalnya terdiri dari dua bangunan, yaitu Kantor Dekanat dan gedung untuk perkuliahan, dengan luas keseluruhan dua ribu meter persegi (2000 m2). Sampai dengan saat ini Fakultas Kesehatan Masyartakat menempati 3 unit Gedung : Gedung A untuk Dekanat, Gedung B untuk Perkuliahan, dan Gedung C untuk Ruang Dosen.

Pada awal pendiriannya, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (saat itu masih sebagai PSKM - FK UNDIP) hanya menerima mahasiswa S1 - 2 tahun (Program Lintas Jalur) yang umumnya berasal dari instansi-instansi di lingkungan Departemen Kesehatan. Sejak tahun ajaran 1986/1987 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro mulai menerima mahasiswa lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) dan Program Seleksi Siswa Berpotensi (PSSB).

Program Studi Ektensi mulai dibuka pada tahun 1997/1998 sedangkan Ekstensi dari SMU dibuka mulai tahun 2005/2006. Adapun ekstensi lulusan Akademi Kesehatan, yaitu AKPER, AKZI, AKL dan D-III HIPERKES serta Akademi Kesehatan lainnya diluar ke-4 Akademi tersebut di atas melalui jalur Matrikulasi (untuk Program Strata-1 dengan masa pendidikan 2 tahun). Pada tahun ajaran 1999/2000 juga telah diselenggarakan Program Pendidikan Penjenjangan D-3 ke S-2 melalui kerjasama dengan Health Project-V (HP-V) Departemen Kesehatan.

Pada tahun ajaran 1999/2000 dibuka Program Studi Strata 2 (S-2/Magister) Ilmu Kesehatan Masyarakat (MIKM) dengan empat Konsentrasi, yaitu Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit (ARS), Konsentrasi Promosi Kesehatan (PROMKES) dan Konsentrasi Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES). Mulai tahun ajaran 2000/2001 dibuka tiga Konsentrasi baru, yaitu Konsentrasi Kesehatan Lingkungan (KL), Konsentrasi Gizi Masyarakat, dan Konsentrasi Epidemiologi.

Pada bulan April 2001 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen DIKTI) Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia tentang berdirinya 4 Program Studi Baru pada Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro, maka pada Program Pasca sarjana UNDIP terdapat 4 Prodi baru, yaitu : Program S-2/ Magister Kesehatan Lingkungan (SK. No : 81/DIKTI/Kep/2001 tanggal 3 April 2001), Program S-2/Magister Promosi Kesehatan (SK No : 83/DIKTI/Kep/2001 tanggal 3 April 2001), Program S-2/Magister Epidemiologi (SK No : 84/DIKTI/Kep/2001 tanggal 3 April 2001) dan Program S-2/Magister Gizi Masyarakat (SK No. 85/DIKTI/Kep/2001 tanggal 3 April 2001). Dengan terbitnya keempat SK tersebut, maka sejak tahun akademik 2001-2002 terdapat 5 Program Studi Magister bidang kesehtan pada Program Pascasarjana Universitas Diponegoro yang secara keilmuan menginduk pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM-UNDIP).

Selanjutnya pada tahun akademik 2001-2002 juga dibuka kelas Ekstensi Khusus Kerjasama antara UNDIP (FKM-UNDIP) dengan PEMDA Kabupaten. Kelas ini dibuka untuk memenuhi kebutuhan daerah Kabupaten/Kota akan peningkatan kualitas para pegawainya dalam rangka pelaksanaan desentralisai dan otonomi daerah. Sampai dengan saat ini sudah ditandatangani kerjasama antara Rektor UNDIP dengan PEMDA Kabupaten Pekalongan, PEMDA Kabupaten Banjarnegara, dan PEMDA Kabupaten Banyumas PEMDA Kabupaten Magelang, PEMDA Brebes dan PEMDA Kabupaten Sragen tentang penyelenggaraan pendidikan Strata-1 bagi tenaga kesehatan di lingkungan instansi kesehatan dari ketiga Kabupaten tersebut.

Pada tahun 2003, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro telah dilakukan penilaian akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Dari hasil penilaian tersebut, FKM UNDIP ditetapkan sebagai salah satu Fakultas di Universitas Diponegoro dengan predikat Akreditasi “B” bedasarkan Surat Keputusan No. 027/BAN-PT/Ak-VII/IX/2003 tertanggal 5 September 2003.

Perkembangan terakhir, dalam rangka meningkatkan relevansi dan komptensi lulusan FKM, telah dilakukan lokakarya Perubahan Paradigma Pembelajaran daar “Teacher Centered Learning” menuju “student Centered Learning” yang diikuti oleh seluruh staf edukatif FKM UNDIP. Selanjutnya proses pembelajaran “Student Centerd Learning” akan diimplemantasikan secara bertahap mulai tahun ajaran 2006/2007.

Alamat Fakultas
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Jl. Prof. Soedarto, SH - Pedalangan, Tembalang, Semarang
Telepon: (024) 746-0044, (024) 7471-604 (Program Ekstensi)
Fax : (024) 746-0044, E-mail: fkm@fkm-undip.or.id

Wah ternyata...panjang banget dech sejarahnya....

0 comments:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Supported by PT Accelerate Business Eminence